1. Apa Itu Game?
Game, jika diterjemahkan
dalam bahasa Indonesia artinya adalah permainan. Di zaman modern dan
perkembangan teknologi yang pesat ini siapa yang tidak suka bermain
game, dari anak kecil hingga orang dewasa suka bermain game. Game adalah
permainan yang menggunakan media elektronik. Game merupakan hiburan berbentuk
multimedia yang dibuat semenarik mungkin agar para penikmat game bisa
mendapatkan kepuasan saat bermain. Jadi, game adalah sesuatu yang dapat
dimainkan dengan aturan tertentu sehingga ada yang menang dan ada yang kalah,
biasanya dalam konteks tidak serius atau dengan tujuan hiburan.
2. Definisi Game dari
Berbagai Ahli (Pakar dibidang Game)
Menurut David Parlett,
Game adalah sesuatu yang memiliki "akhir dan cara mencapainya":
artinya ada tujuan, hasil dan serangkaian peraturan untuk mencapai keduanya.
Menurut Roger Caillois,
seorang sosiolog Perancis, dalam bukunya yang berjudul Les jeux et les hommes
menyatakan game adalah aktivitas yang mencakup karakteristik berikut: fun(bebas
bermain adalah pilihan bukan kewajiban), separate (terpisah), uncertain, non-productive,
governed by rules (ada aturan), fictitious (pura-pura).
Menurut Clark C. Abt,
Game adalah kegiatan yang melibatkan keputusan pemain, berupaya mencapai tujuan
dengan “dibatasi oleh konteks tertentu” (misalnya, dibatasi oleh peraturan).
Menurut Bernard Suits,
Game adalah “upaya sukarela untuk mengatasi rintangan yang tidak perlu”.
“Rintangan yang tidak perlu”.
Menurut Greg Costikyan,
Game adalah “sebentuk karya seni di mana peserta, yang disebut Pemain, membuat
keputusan untuk mengelola sumberdaya yang dimilikinya melalui benda di dalam
game demi mencapai tujuan”.
Menurut Chris Crawford,
seorang computer game designer mengemukakan bahwa game , pada intinya adalah
sebuah interaktif aktivitas yang berpusat pada suatu pencapaian.
3. Apa itu game engine
dan berikan contohnya?!
Game engine adalah
sebuah sistem perangkat lunak (software) yang dirancang untuk pembuatan dan
pengembangan suatu video game. Game engine memberikan kemudahan dalam
menciptakan konsep sebuah game yang akan di buat. Mulai dari sistem rendering,
physics, arsitektur suara scripting, A.I, dan bahkan sistem networking. Game
engine dapat dikatakan sebagai jiwa dari seluruh aspek sebuah game.
Ada banyak mesin
permainan yang dirancang untuk bekerja pada konsol permainan video dan sistem
operasi desktop seperti Microsoft Windows, Linux, dan Mac OS X. fungsionalitas
inti biasanya disediakan oleh mesin permainan mencakup mesin render (
“renderer”) untuk 2D atau 3D grafis, mesin fisika atau tabrakan (dan tanggapan
tabrakan), suara, script, animasi, kecerdasan buatan, jaringan, streaming,
manajemen memori, threading, dukungan lokalisasi, dan adegan grafik. Proses
pengembangan permainan sering dihemat oleh sebagian besar menggunakan kembali
mesin permainan yang sama untuk menciptakan permainan yang berbeda.
Tipe-tipe game engine
diantaranya;
• Roll-your-own game
engine
Game engine tipe ini
lebih disukai karena kemungkinan besar dapat digunakan gratis. selain itu, game
engine tipe ini memperbolehkan para developer lebih fleksibel dalam
mengintegrasikan komponen yang diinginkan untuk dibentuk sebagai game engine
mereka sendiri. Kelemahan dari tipe game engine ini banyak engine yang dibuat
dengan cara semacam ini malah menyerang balik developernya.
• Mostly-ready game engines
Game engine biasanya
sudah memberikan fitur-fitur kepada developer game seperti GUI, physiscs,
libraries model, texture dan lain-lain. Engine ini memiliki beberapa
batasan, terutama jika dibandingkan dengan game engine sebelumnya yang
benar-benar terbuka lebar. Hal ini ditujukan agar tidak terjadi banyak error
yang mungkin terjadi setelah sebuah game yang menggunakan engine ini dirilis
dan masih memungkinkan game engine-nya tersebut untuk mengoptimalkan kinerja
game-nya. Contoh tipe game engine seperti ini adalah Unreal Engine, Source
Engine, id Tech Engine dan sebagainya yang sudah sangat optimal dibandingkan
jika harus membuat dari awal. Dengan hal ini dapat menyingkat menghemat waktu
dan biaya dari para developer game.
• Point-and-click
engines
Engine ini merupakan
engine yang sangat dibatasi, tapi dibuat dengan sangat user friendly. Developer
game bahkan bisa mulai membuat game sendiri menggunakan engine seperti
GameMaker, Torque Game Builder dan Unity3D. Dengan sedikit memanfaatkan coding,
sudah bisa merilis game. Kekurangannya terletak pada terbatasnya
jenis interaksi yang bisa dilakukan dan biasanya hal ini mencakup semuanya,
mulai dari grafis hingga tata suara. Tapi bukan berarti game engine jenis ini
tidak berguna, bagi developer cerdas dan memiliki kreativitas tinggi, game
engine seperti ini bisa dirubah menjadi sebuah game menyenangkan. Game engine
ini memang ditujukan bagi developer yang ingin menyingkat waktu pemrogramman
dan merilis game-game mereka secepatnya.
Contoh Game Engine
yaitu;
1. Freeware game
engine/open source game engine
Blender, Golden T Game
Engine (GTGE, DXFramework, Ogre, Aleph One, Axiom Engine, Allegro Library,
Box2D, Build Engine, Cube, Cube 2, DarkPlaces, jMonkeyEngine (jME), Panda3D,
Sphere, Unreal Engine.
2. Commercial
engines/game engine berbayar (komersial)
Alamo, A.L.I.V.E, BigWorld,
DXStudio, Dunia Engine, Euphoria, GameStudio, Jade Engine, Jedi, Medusa, RPG
Maker VX, RPG Maker XP, RPG Maker 2003, RPG Maker 95, Vision Engine.
Contoh ulasan game
engine,
Unreal Engine, Game
Engine yang satu ini sudah lama diunggulkan bersama dengan tenarnya Unreal
Tournament, sebuah game FPS yang menghadirkan gameplay dan grafis yang menawan
dari waktu ke waktu. Versi terakhir untuk saat ini adalah Unreal Engine 3, dan
didesain untuk bekerja dengan DirectX9 maupun 10. Selain ditujukan untuk
game-game PC, Unreal Engine 3 juga ditujukan untuk game-game console seperti
Xbox360 dan PS3. Ada juga game yang memanfaatkan Unreal Engine 3 yang akan dirilis
pada tahun 2010 dan diisukan sebagai game dengan tampilan grafis yang sangat
bagus, yaitu Mass Effect 2. Sudah begitu didalam Unreal Engine 3 ini terdapat
berbagai program yang mendukung kinerjanya seperti NvidiaPhysX, yang
memaksimalkan script/efek fisik dari sebuah objek.
CryENGINE adalah sebuah
Game Engine yang digunakan dalam sebuah game FPS berjudul FarCry yang kala itu
pada tahun 2004 memiliki grafis yang sangat menawan.
4. Apa yang dimaksud
Game Online dan Offline, Berikan Contohnya?!
Game Online, adalah game
yang berbasis elektronik dan visual. Contoh game online yaitu ;
a. First Person Shooter
(FPS), merupakan game yang mengambil pandangan orang pertama pada gamenya.
b. Real-Time Streategy
(RTS), merupakan game yang permainannya menekankan pada kehebatan strategi
pemainnya.
Game Offline, adalah
game tanpa menggunakan jaringan internet sehingga game tersebut tidak dapat
dimainkan secara bebas oleh siapapun. Contoh game offline, yaitu :
a) Playstation
b) Sega
c) Nitendo, dll.
5. Perbedaan Game Online
dan Game Offline?
Perbedaan game online
dengan game offline itu, untuk game online terhubung dengan jaringan internet.
Biasanya kita harus mendaftar atau register terlebih dahulu. Tidak semua games
online dapat dimainkan secara gratis, beberapa di antaranya ada yang memerlukan
registrasi atau pembuatan member yang memerlukan sejumlah biaya. Biasanya games
yang tidak memerlukan sejumlah biaya untuk pembuatan member, kita hanya perlu
register dan dapat langsung memainkannya. Sedangkan untuk games yang tidak
gratis, kita harus memasukan source code yang ada pada voucher games yang kita
beli. Di dunia games on line kita mengenal adanya level pada permainan. Untuk
tahap awal, kita harus memulai pada level satu. Kemudian level akan bertambah
seiring dengan tingkat kemampuan kita untuk memainkan permainan tersebut.
Untuk game offline, kita
tidak perlu mendaftar atau registrasi terlebih dahulu, karena game offline
biasanya sudah terinstall pada PC kita, atau bila kita bermain pada play station/nitendo
kita cukup membeli cd atau software game yang ingin kita mainkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar