Minggu, 19 Mei 2013

Game Untuk Edukasi


Dalam dunia edukasi, interaksi antara murid dengan gurunya merupakan suatu hal yang mutlak. Jika murid harus manusia, maka guru bisa berupa benda lain seperti buku, pengalaman, dan lain sebagainya. Salah satunya adalah game.

Mengapa game?

Karena game merupakan program yang bersifat interaktif, bisa merespon apa yang dilakukan pengguna. Sehingga proses belajar pun bisa terjadi di sini.Edukasi adalah sesuatu yang bersifat menyeluruh. Edukasi tidak hanya berupa pelajaran ataupun diktat kuliah. Edukasi atau pendidikan memiliki makna yang lebihdalam daripada hanya sekedar mengajari.

Mendidik berarti membentuk karakter dan pola pikir seseorang. Dalam hal ini tentunya ke arah yang baik. Ketika seseorangmeniru perilaku sesuatu atau seseorang, ini juga merupakan bagian dari pendidikan.

Maka daripada itu, sebenarnya, implementasi pendidikan dalam  game tidak hanya mengacu pada pelajaran semata. Ia harus mencakup semua tatanan pendidikan,meski dengan spesifikasi tertentu. Penggunaan game sebagai sarana pendidikan sebetulnya bukan merupakan hal yang tabu ataupun salah. Karena  game bersifat entertain atau menghibur, yang disini adalah bermain. Psikologi manusia adalah lebih suka bermain daripada belajar serius. Dalam game, pendidikan diberikan lewat praktek atau pembelajaran dengan praktek (learning by doing ). Dalam game, pemain seolah masuk ke dalam dunia baru tempat mereka bisa melakukan apa saja.

Game secara tidak langsung mendidik manusia lewat apa yang mereka kerjakan dalam  game tersebut. Apa yang mereka kerjakan dalam  game tersebut mempengaruhi pola pikir dan perilaku mereka. Ini merupakan bagian dari edukasi, namun, karena banyak game pada saat ini lebih mengedepankan kekerasan dan kriminalitas dalam permainannya, maka pendidikan yang diberikan pun adalah pendidikan yang tidak baik. Dalam hal ini yang mendapat efek paling besar adalah anak-anak.

Mengapa anak-anak ?

Karena anak-anak terkadang tidak dapat menyaring informasi yang dia dapatkan. Yang akhirnya membuat mereka merasa sah-sah saja melakukan kekerasan di dunia nyatasebagaimana yang mereka lakukan di dunia maya.

Penting memilihkan game untuk anak-anak, karena game secara tidak langsung mendidik lewat apa yang mereka kerjakan dalam game tersebut.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar